Cara Kerja Deteksi Gambar AI
Detektor gambar AI kami menggunakan model machine learning canggih untuk menganalisis setiap gambar yang diunggah dan menentukan apakah gambar tersebut dihasilkan oleh AI atau dibuat oleh manusia. Berikut cara kerja proses deteksi dari awal hingga akhir.
Langkah 1: Unggah Gambar Anda
Seret dan lepas gambar apa pun ke detektor, klik untuk menelusuri file Anda, atau tempel URL gambar. Pemeriksa gambar AI kami menerima format JPG, PNG, WebP, dan GIF hingga 20MB. Tidak perlu mendaftar atau membuat akun — alat ini 100% gratis.
Langkah 2: Analisis AI Multi-Lapisan
Setelah diunggah, gambar melewati beberapa lapisan deteksi. AI kami menganalisis pola tekstur, artefak kompresi, distribusi noise, fitur domain frekuensi, dan konsistensi metadata. Sinyal-sinyal ini membantu membedakan antara gambar buatan AI dan foto asli.
Langkah 3: Kredensial Konten C2PA
Jika tersedia, detektor memeriksa kredensial konten C2PA (Coalition for Content Provenance and Authenticity) yang tertanam dalam gambar. Tanda tangan digital ini memverifikasi asal-usul dan riwayat pengeditan gambar, memberikan lapisan kepercayaan tambahan untuk menentukan apakah gambar tersebut AI atau bukan.
Langkah 4: Hasil Terperinci
Anda menerima laporan komprehensif yang mencakup skor probabilitas AI, tingkat kepercayaan, generator yang terdeteksi (seperti DALL-E, Midjourney, atau Stable Diffusion), dan detail analisis. Hasilnya membantu Anda membuat penilaian yang tepat tentang apakah gambar tersebut dihasilkan oleh AI.
Butuh Lebih? Gunakan API
Untuk pemrosesan massal, alur kerja otomatis, atau integrasi ke platform Anda sendiri, API deteksi gambar AI tersedia melalui detector24.ai. Pilih paket yang sesuai dengan volume Anda dan dapatkan akses programatik ke teknologi deteksi yang sama.